Oleh: ustadsfahrur | Januari 9, 2011

Notasi lagu Kicir-Kicir

Oleh: ustadsfahrur | Januari 9, 2011

Teknik Bermain Recorder

Bermain Recorder Sopran

PRAKTEK RECORDER
Recorder atau seruling umum digunakan untuk pengajaran disekolah, recorder yang sering dipakai adalah recorder sopran, disamping recorder sopran ada juga recorder sopranino dan recorder alto.

Recorder sopran mempunyai wilayah suara dari c’ (semua lubang ditutup semua ) s/d b’’, tetapi untuk nada tinggi hampir dapat dipastikan bunyinya disonan sekali. Recorder termasuk alat musik melodis bukan ritmis (pengiring). Praktek musik akan dibagi menjadi 2 yaitu : praktek individu dan kelompok.

1. Penjarian Pada Recorder

0 1 2 3 7 6 5 4

Tangan kiri Tangan Kanan

1. Tangan kiri memegang seruling bagian atas, tangan kanan bagian bawah

2. Kepala tegak dan bahu wajar ( tidak tegang )

3. Dada membusung dan kedua belah siku terangkat sehingga tidak menyentuh badan.

4. Sumber tiupan diletakkan diatas bibir bagian bawah, bibir bagian atas menyentuh sumber tiupan dengan wajar.

5. Jangan memasukkan sumber tiupan terlalu dalam sehingga menyentuh gigi, dan jangan digigit.

2. Tehnik Pernafasan dan Tiupan

Bernafas yang baik sama seperti kita bernyanyi yaitu menggunakan pernafasan diafragma, dan untuk menghasilkan tiupan yang bagus ucapkan seperti kata TU, tiupan harus rata jangan terlalu kuat meniup sehingga memekakkan telinga. Biasanya nada do (c’) adalah yang paling susah dibunyikan.

3. Tuning Pada Recorder (melaras)

Recorder bisa di laras, disesuaikan nadanya bila terdengar agak fals, tetapi biasanya naik turunnya nada tidak sampai ½ nada. Untuk melaras Recorder bisa dengan menarik bagian kepala atau ekor dari recorder dengan menyamakan bunyinya pada stem fluit, garputala atau keyboard.

 

Baca Lanjutannya…

Oleh: ustadsfahrur | Januari 3, 2011

Apresiasi Seni Musik

SENI ADALAH : Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsue-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.

KESENIAN DIBAGI 4 JENIS :
1. Seni Musik adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang indah.
2. Seni Rupa adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk rupa / gambar-gambar.
3. Seni Drama adalah curahan perasaaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang diramu dengan musik yang sesuai.
4. Seni Tari adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan yang teratur dan berirama.

SENI BUDAYA adalah Kreasi seni, baik dalam bentuk Musik, Rupa,Drama, maupun Tarian yang lahir dan berkembang serta dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di suatu daerah, dan menjadi ciri khas daerah tersebut.

1. SENI MUSIK
Dalam Seni Musik terdapat 2 (dua) unsur yaitu : Vocal dan Instrument.
Vocal adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia.
Instrument adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.

TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.
UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.
Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :
– Pernafasan Dada : cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
– Pernafasan Perut : udara cepat habis, kurang cocok digunakan dala menyanyi, karena akan cepat lelah.
– Pernafasar Diafragma : adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.
3. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
4. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.
5. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga- rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
6. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi gelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
7. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.
8. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.
Syarat-syarat terbentuknya Intonasi yang baik :
a. Pendengaran yang baik
b. Kontrol pernafasan
c. Rasa musical.

NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.

AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.

CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.

SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
1. Suara Wanita Dewasa ; – Sopran (suara tinggi wanita) – Messo Sopran (suara sedang wanita) – Alto (suara rendah wanita)
2. Suara Pria Dewasa : – Tenor (suara tinggi pria) – Bariton (suara sedang pria) – Bas (suara rendah pria)
3. Suara Anak-anak : – Tinggi – Rendah.

TANGGA NADA DIATONIS adalah rangkaian 7 (tujuh) buah nada dalam satu oktaf yang mempunyai susunan tinggi nada yang teratur. Tangga Nada Diatonis Mayor adalah Tangga Nada yang mempunyai jarak antar nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah). Ciri-ciri tangga nada Diatonis Mayor :
1. Bersifat riang gembira
2. Bersemangat
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C 4. Mempunyai pola interval : 1 , 1 ,. ½, 1 , 1 , 1, ½
Ciri-ciri Tangga nada Diatonis Minor :
1. Kurang bersemangat.
2. Bersifat sedih
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A 4. Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1 .

Catatan :
Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut yang banyak berkembang di Indonesia.
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor :
Maju Tak Gentar, Indinesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda Pancasila, Mars Pelajar.
Contoh Lagu yang bertangga nada Minor :
Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.

TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ .
Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B

TANGGA NADA ENHARMNONIS adalah rangkaian tangga nada yang mempunyai nama dan letak yang berbeda, tetapi mempunyai tinggi nada yang sama.
Contoh : Nada Ais-Bes, Cis-Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-Ges.

JENIS-JENIS ALAT MUSIK :
1. Alat musik Melodis adalah alat musik yang bernada, tetapi tidak bisa membentuk Accord,
contoh : Biola, Recorder, Pianika, Harmonika, Saxophone, Tropet.
2. Alat musik Ritmis adalah alat musik yang berfungsi untuk menegaskan ketukan dan biasanya tidak bernada.
Contoh : Drum, gendang, tamborin, Castanyet, triangle, gong.
3. Alat musik Harmonis adalah alat musik yang mampu membuat melodi dan juga mampu membentuk accord.
Contoh : Gitar, Piano, Key Board, Acordeon.

ACORD adalah rangkaian 3 (tiga) buah nada atau lebih, bila dibunyikan secara serempak maka akan terdengar indah dan harmonis. JENIS/GOLONGAN ALAT MUSIK : \
A. Alat Musik Pukul , contoh : triangle, tamborin, kastenyet, ring bell, tambur, genderang, belira, set drum, gendang, kolintang, angklung.
2. Alat Musik Tiup, contoh : Recorder, harmonica, pianika, terompet, saksofon.
3. Alat Musik petik, contoh : Gitar, ukulele, mandolin, harpa, sitar.

FUNGSI SENI TERBAGI MENJADI :
1. FUNSI INDIVIDUAL
1. Untuk memenuhi kebutuhan fisik
2. Untuk memenuhi kebutuhan Emosional
2. FUNGSI SOSIAL
1. Dalam bidang Agama
2. Dalam bidang Pendidikan
3. Dalam bidang Komunikasi
4. Dalam bidang Rekreasi

APRESIASI yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi penglihatan, pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni.

BIRAMA adalah ketukan tetap yang berulang-ulang pada sebuah lagu.
Contoh birama : 2/4 , 3/4 , 4/4 , 6/8

PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang terdiri dri 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang dibawakan.
JENIS-JENIS PADUAN SUARA :
1. Paduan Suara UNISONO yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.
2. Paduan Suara 2 suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara sejenis anak-anak.
3. Paduan Suara 3 sejenis S – S – A, yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.
4. Paduan Suara 3 suara Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass. 5. Paduan suara 3 sejenis T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass. 6. Paduan Suara 4 suara Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.

DIRIGEN / CONDUCTOR adalah orang yang memimpin Paduan Suara.
Syarat-syarat seorang Dirigen/ Conductor yang baik :
1. memiliki sifat kepemimpinan
2. memiliki ketahanan jasmani yang tangguh
3. sebaiknya sehat jasmani dan rohani
4. simpatik
5. menguasai cara latihan yang efektif
6. memiliki daya imajinasi yang baik
7. memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermain musik.

TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan.
Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte = keras
2. ff : fortissimo = sangat keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4. mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6. p : piano = lembut 7. pp : pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano = setengah lembut

PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
– Diminuendo (dim) : melembut
– Perdendosi : melembut sampai hilang
– Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
– Calando : mengurangi keras
– Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
– Cresscendo : berangsur-angsur keras
– Decrsescendo : berangsur-angsur lembut

TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan.
A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro : cepat
2. Allegratto : agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5. Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase : cepat dan girang

B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro moderato : cepatnya sedang
3. Andante : perlahan-lahan
4. Andantino : kurang cepat

C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo : lambat
2. Largissimo : lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh perasaan
5. Grave : sangat lambat sedih
6. Lento : sangat lambat berhubung-hubungan.

PERMATA / CORONA adalah tanda unt

Oleh: ustadsfahrur | Desember 31, 2010

Unsur-unsur musik dalam lagu kicir-kicir

Unsur Musik Modern Nusantara

II. UNSUR MUSIK Modern NUSANTARA

Seperti pada musik tradisional Nusantara, musik non tradisional juga memiliki unsur-unsur dalam bentuk musikalnya. Unsur tersebut meliputi antara lain:

      • Bunyi

Musik adalah merupakan bagian dari bunyi yang enak didengar. Ada tiga elemen dalam bunyi musik yaitu terdiri dari:

1. Pitch

Tinggi rendah nada dalam bunyi dinamakan pitch. Pitch berkaitan erat dengan getaran yang dihasilkan dari suara manusia maupun dari alat musik. Semakin banyak getarannya, semakin tinggi nada yang dihasilkan. Pada vokal, pitch erat hubungannya dengan intonasi. Intinasi merupakan kemampuan seseorang untuk menebak / menyanyikan nada dengan tidak fals.

    • Dinamik

Dalam sebuah bentuk karya musik, dinamik mempunyai peranan untuk membuat sebuah karya semakin hidup. Dalam istilah musik dinamik merupakan suatu bentuk ilmu gaya yang yang dibuat sehingga menimbulkan keras lembut pada bagian-bagian tertentu dalam sebuah karya dengan simbol tertentu.

    • Timbre

Timbre memiliki arti sebagai warna suara. Pada suara manusia maupun alat musik juga memiliki warna suara yang berbeda-beda. Seperti pada suara manusia yang setiap individunya dapat menghasilkan karakter yang berlainan. Karakter perbedaan ini merupakan bentuk dari perbedaan timbre. Begitu juga alat musik. Sebagai contoh dua alat musik misal gitar dan piano memiliki warna nada yang sangat berbeda secara karakternya.

      • Media

Bentuk suatu karya musik pasti berhubungan dengan media. Baik menggunakan media yang dihasilkan dari suara manusia maupun media instrumen / alat musik. Fungsi media adalah sebagai bentuk untuk menampilakan suatu karya baik dari media vokal manusia, media permainan alat musik, maupun kombinasi vokal dengan alat musik.

      • Ritme

Irama sebuah lagu berhubungan erat dengan beat (ketukan), metrum (tanda birama), dan tempo (cepat lambat).

        • Beat

Dalam musik, beat merupakan lamanya suatu nada dinyanyikan atau dibunyikan. Lamanya nada dinyanyikan atau dibunyikan ini ddihitung dengan satuan ketuk. Dengan satuan ketuk, nada dapat diketahui berapa lama dinyanyikan atau dibunyikan.

        • Metrum

Irama adalah alunan-alunan dalam lagu yang dimainkan secara teratur sehingga membentuk suatu pola tertentu. Pola irama dikelompokkan berdasarkan ketukannya menjadi beberapa unit hitungan. Pengelompokkan beberapa unit hitungan ini sering disebut birama.

        • Tempo

Secara sederhana, tempo adalah kecepatan lagu, yaitu banyaknya ketukan (beat) dalam satu menitnya. Ukuran kecepatan lagu adalah dengan Metronom Maelzel ( M.M.).

      • Notasi

Dalam musik, setiap nada dilambangkan dengan bentuk not. Not-not ini berfungsi sebagai dokumentasi para komposer sehingga dapat dibaca dan dimainkan. Sebagai lambang musik, not dapat dituliskan dengan not angka maupun not balok.

      • Melodi

Melodi merupakan rangkaian dari nada-nada yang tersusun secara berurutan sehingga tinggi rendahnya diketahui. Melodi sebuah lagu dapat tersusun secara mendatar, naik, maupun turun.

      • Harmoni
      • Interval

    Setiap nada memiliki jarak yang berbeda-beda dalam tangga nada. Perbedaan jarak ini dinamakan Interval. Perbedaan tinggi rendah nada dalam interval karena didasarkan atas perbandingan frekuensinya.

          • Akor

    Akor adalah susunan yang minimal terdiri dari tiga nada yang dibunyikan secara serempak / bersamaan hingga menghasilkan suara yang harmonis. Akor dapat digunakan dengan instrumen tertentu seperti gitar maupun piano untuk mengiringi seorang penyanyi.

        • Tonalitas

    Beberapa ahli menyatakan bahwa tonalitas berhubungan dengan tanda kunci maupun tangganada. Tonalitas adalah aspek musik yang meliputi nada, tanda birama, tanda diam, dan ornamen lainnya di sekeliling sebuah nada tonik yang menjadi nada tumpunya. Dinamakan nada tumpu karena nada ini merupakan nada yang menjadi acuan atau awal penyusunan nada-nada lain dari sebuah tangganada.

        • Tekstur

    Tekstur adalah istilah yang mengacu pada jalinan bunyi atau nada. Banyaknya tekstur musik merupakan hasil gabungan dari irama, melodi, harmoni, dan komposisi. Tekstur musik dibagi menjadi tiga macam, yaitu.

          • Monofon adalah suara tunggal.
          • Polifon adalah bentuk beberapa melodi yang dinyanyikan secara bersama. Bentuk polifon dapat dijumpai pada pembagian suara dalam paduan suara.
          • Homofon adalah merupakan bentuk musik yang terdiri dari banyak suara, yang dimainkan sehingga menghasilkan suatu bentuk komposisi karya yang menarik.
        • Gaya Musik

    Istilah gaya musik mengacu pada cara penyajian melodi dari komposisi lagu. Bentuk gaya musik antaralain seperti Staccato (cara memainkan / menyanyikan terputus-putus), Legato / Legatura (cara menyanyikan / memainkan dengan menyambung tidak sampai terputus), Sforzando (bertekanan).

    Oleh: ustadsfahrur | Desember 31, 2010

    Duta FLSSN 2010 SMP 1 Bantul

    Pada bulan Juni 2010 SMP Negeri 1 Bantul berhasil mengirimkan sebelas orang siswanya ke Festival dan Lomba Seni Nasional (FLSSN) di Surabaya. Mereka telah berhasil melalui dua tahapan seleksi yaitu di tingkat Kabupaten dan Tingkat Propinsi.Jumlah tersebut merupakan separoh dari jumlah kontingen setingkat SMP. Mereka terdiri dari peserta Lomba Musik Tradisional (5 orang), Vokal Group (5 orang) dan Desain Batik (1 orang). Di tingkat Nasional Mereka harus puas dengan perolehan medali perunggu untuk desain batik atas nama Intan. Sedang cabang lomba Vokal Group dan Festival musik tradisional belum dapat meraih juara, walaupun sudah dua kali mengikuti lomba/festival.

    Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

    Oleh: ustadsfahrur | Desember 30, 2010

    Album Musik Tradisional FLSSN 2009

    Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

    Oleh: ustadsfahrur | Oktober 4, 2009

    Teknik Vokal

    Unsur-Unsur Teknik Vocal

    SENI ADALAH : Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.

    TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

    UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :

    1.    Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.

    2.    Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.

    Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :

    Pernafasan Dada: cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.

    Pernafasan Perut: udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.

    Pernafasan Diafragma: adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.

    1.    Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.

    2.    Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.

    3.    Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.

    4.    Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberigelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.

    5.    Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.

    6.    Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.

    Syarat-syarat terbentuknya Intonasi yang baik :

     

    Baca Lanjutannya…

    Oleh: ustadsfahrur | Juni 23, 2009

    RPP VIII SEM 1

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

    (RPP)

    Sekolah                             : SMP ………………..

    Mata Pelajaran              : Seni Budaya (Seni Rupa)

    Kelas / Semester          : VIII (delapan) / 1 (satu)

    Standar Kompetensi   : 1.       Mengapresiasi Karya Seni Rupa

    Kompetensi Dasar       : 1.1      Mengidentifikasi jenis karya seni rupa

    terapan  nusantara

    Indikator                        : –   Mengidentifikasikan beragam jenis, bentuk dan teknik pembuatan karya seni rupa terapan Nusantara

    -     Mendeskripsikan beragam jenis, bentuk dan teknik pembuatan dan makna karya seni rupa Nusantara

    Alokasi Waktu               : 4 x 40 menit  (2 kali pertemuan)

    1. A. Tujuan Pembelajaran

    Peserta didik mampu :

    1. Menjelaskan pengertian seni rupa terapan nusantara
    2. Mengelompokkan karya seni rupa terapan berdasarkan ragam jenis, bentuk, dan teknik pembuatannya
    3. Menyebutkan benda-benda seni yang tergolong seni rupa terapan
    4. Menyebutkan teknik pembuatan karya seni rupa terapan
    5. Membuat analisis komparasi hasil karya seni rupa terapan daerah

    Baca Lanjutannya…

    Oleh: ustadsfahrur | Juni 9, 2009

    Kita……Orang dewasa serakah

    Ditengah hiruk pikuk dunia hiburan.dan ditengah gegap gempitanya perkembangan seni musik di tanah air  khususnya. Kadang kita tak menyadari bahkan tak sempat berfikir, apalagi merenung, bahwa ada yang terlupakan bahkan ada yang  hilang dikeluarga kita.bahkan hilang dari tanah air kita,  Apakah itu…?

     

    Baca Lanjutannya…

    Oleh: ustadsfahrur | Juni 6, 2009

    FLS2N

    fls2nbaruJakarta (Mandikdasmen): Menjelang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Yogyakarta pada 1-5 Juni 2009, panitia telah merampungkan segala persiapan, mulai dari tempat penginapan peserta hingga tempat lomba. Rencananya, pada 1 Juni, Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. membuka acara yang akan digelar di Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta. Tempat Pelaksanaan Festival dan Lomba FLS2N No Jenjang Sekolah Lomba/Festival/Kegiatan Tempat Kegiatan 1 SD Lomba, Menyanyi Tunggal (Solo) Seni Kriya Mengarang Melukis (TK) Menyanyi (TK) Hotel Sejahtera, Yogyakarta 2 SMP Lomba Dongeng (Telling Story) Folksong/Vocal Group Menyanyi Tunggal (solo) Menulis Cerpen Seni Kriya (pahat) Seni Baca Al-Qur ‘an Festival Tari Tradisional Seni Musik/Karawitan Gedung Institut Seni Indonesia, Yogyakarta 3 SMA Lomba Cipta dan Baca Puisi Menyanyi Tunggal (solo) Seni Baca Al-Qur ‘an Seni Poster Seni Kriya Festival Tari Kreasi Berpasangan Drama Singkat/Fragmen Band P4TK Seni dan Budaya, Sleman & SMA N 3 Yogyakarta 4 SMK Festival Tari Seni Musik Karawitan Teater Pedalangan Desain Komunikasi Visual Film SMK N 1 Kasihan, SMK N 2 Kasihan, SMK N 3 Kasihan, Taman Budaya, dan Benteng Vanderberg 5 SLB Lomba Cipta dan Baca Puisi Lukis Menyanyi Tunggal (solo) Mengarang dan Cerita dengan Huruf Braille Festival Desain Grafis dengan Komputer Pantomim Hotel Matahari, Yogyakarta Total peserta festival dan lomba yaitu 3.629 orang. Mereka adalah siswa-siswi Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa, baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Mereka perwakilan dari tiap daerah yang merupakan juara tingkat provinsi. Bagi para juara, panitia memberikan sertifikat, uang, dan medali. Piala bergilir diberikan kepada kontingen terbanyak peraih medali. Penutupan FLS2N akan digelar di Gedung Graha Shaba Universitas Gadjah Mada pada 5 Juni.

    Ditulis oleh Billy Antoro, tanggal 28-05-200,

    Baca Lanjutannya…

    Older Posts »

    Kategori

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.